Memilih Pichting yang Sesuai untuk Startup

Pitching adalah salah satu istilah yang umumnya tidak asing lagi bagi para pengamat startup.

Picth atau pitching merupakan pemaparan rencana dan strategi bisnis oleh pelaku bisnis secara verbal kepada calon investor yang cukup potensial dan prospektif dalam waktu yang singkat.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pitching merupakan pintu awal bagi para pebisnis startup untuk bisa mendapatkan investor dalam bisnisnya.

Melalui pitching yang baik, maka investor akan merasa yakin dalam menanamkan investasinya kepada bisnis startup.

Selanjutnya investor tidak akan ragu-ragu dalam mengucurkan dananya sebagai modal atau memperlancar bisnis startup.

Jenis-Jenis Pitching Startup

Dalam bisnis startup, terdapat beberapa jenis pitching yang bisa dilakukan oleh para pelaku bisnis untuk memukau calon investor agar mau mengucurkan dana untuk bisnis startup-nya. Berikut ini beberapa jenis pitching yang umum digunakan:

  1. Investor Pitch

Untuk pitching yang satu ini, dilakukan di hadapan calon investor dan bertujuan untuk memukau dan menarik investor tersebut untuk berinvestasi di bisnis startup.

Dalam melakukan presentasi ini, waktu yang dibutuhkan sekitar 20 menit, di mana pelaku bisnis akan memaparkan berbagai hal mengenai bisnis yang dijalankannya.

Melalui 20 menit inilah, pelaku bisnis harus berupaya memukau calon investor dan membulatkan tekadnya untuk berinvestasi.

Dalam investor pitch ini, pelaku bisnis harus bisa menunjukkan data-data akurat yang dapat meyakinkan para investor.

Akan sangat baik apabila pelaku bisnis bisa menonjolkan berbagai potensi dan peluang yang dimiliki dalam merintis bisnisnya.

Dengan menampilkan data-data yang faktual, maka investor akan semakin yakin untuk berinvesatasi.

  1. Elevator Pitch

Elevator pitch adalah salah satu metode pitching yang membutuhkan waktu paling singkat, yakni maksimal 60 detik.

Presentasi dengan metode ini biasanya dilakukan di dalam elevator atau dalam pertemuan yang singkat.

Oleh karena itu, dengan metode ini, pelaku bisnis startup harus bisa memberikan presentasi terbaiknya dan berhasil memukau investor dalam waktu kurang dari 60 detik.

Karena waktunya yang sangat singkat, maka pelaku bisnis yang menjalankan metode pitching ini harus benar-benar bisa memberikan presentasi yang sepadat dan sejelas mungkin.

  1. Competitive Pitch

Pada metode pitching yang satu ini, waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 5 menit saja. Metode ini umumnya digunakan dalam suatu kompetisi, pertemuan pertama dengna relasi, co-founder lain, dan investor.

Dalam menyampaikan pemaparan mengenai bisnis startup, pelaku bisnis harus menyusun informasi dengan baik, jelas, dan singkat.

Tujuan utama dari pitching ini adalah membangun ketertarikan pendengar, sehingga tertarik dalam memahami ide atau rencara bisnis startup di pertemuan selanjutnya.

Bagi Anda yang tengah menjalankan bisnis startup, pitching adalah metode yang Anda perlu lakukan untuk mendapatkan investor.

Anda bisa memilih pitching yang paling sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan bisnis startup Anda.

9 Tips Penggunaan Tisu Toilet Ramah Lingkungan

Tisu toilet sudah menjadi bagian pokok dari hampir tiap rumah tangga. Benar, penggunaan tisu toilet itu membuang-buang kertas, tapi alternatif dari tisu toilet jauh lebih buruk.

Kita berterima kasih pada tisu toilet dari lubuk yang paling dalam untuk pelayanan yang diberikannya pada kita. Tapi bagaimanapun juga, ada beberapa cara, untuk meramahlingkungankan penggunaan tisu toilet. Berikut ini beberapa tipsnya.

1. Robek dari atas.

Seseorang memang berpikir dengan baik, mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan menemukan jika tisu toilet ditarik dari atas, bukannya dari bawah, akan menghemat beberapa  lembaran kotak di tiap penggunaan tisu toilet.

2. Gunakan tisu toilet daur ulang.

Tak ada gunanya menggunakan pohon yang baru saja “dibunuh” untuk melakukan pekerjaan kotor yang akan dilakukan kertas ini. Seventh Generation adalah pilihan yang bagus, tapi tisu yang terbuat dari kertas daur ulang biasa juga diperbolehkan.

3. Gunakan tisu toilet yang belum diputihkan dengan klorin.

Klorin bisa bereaksi dengan tisu untuk menghasilkan dioksin.

4. Beralih menggunakan tisu satu-lapis (one-ply)

5. Bersainglah untuk menggunakan kertas toilet yang tidak dibungkus di tiap gulungnya.

Cobalah mengurangi sampah kemasan.

6. Ada kertas toilet wangi di pasaran.

Cottonelle adalah salah satunya. Mengapa perusahaan itu membuat kertas toilet wangi?

Mungkin ini strategi pemasaran mereka.

Para pemasar dapat menggunakan indera perasa untuk membuat kita lebih menyukai merk tisu toilet mereka dibandingkan dengan merk tak-wangi.

Tisu toilet dengan daya serap yang sama akan lebih sering tampak “lebih menyerap” ketika mereka wangi.

Jangan tertipu oleh wangi.

Wangi itu ada untuk membingungkan bagian dari otak reptil Anda.

Wewangian ini bisa menyebabkan sakit kepala, alergi atau asma jika Anda termasuk yang sensitif terhadap zat kimia.

Wewangian ini dapat mengurangi kualitas udara di rumah Anda. Wewangian ini juga sebenarnya tidak penting.

7. Beli kertas toilet dalam jumlah besar. Ini juga salah satu cara untuk mengurangi sampah kemasan.

8. Lebih banyak lembaran kotak per gulungan akan lebih baik. Hal ini juga menghemat sampah kemasan.

9. Daur ulang tabung kertas toilet bekas Anda.

Sehatkah Jika Anda Tidur Terlalu Lama?

Kita tentu tahu bahwa waktu tidur yang kurang dapat mempengaruhi performa kerja serta dapat meningkatkan resiko hipertensi, penyakit jantung dan diabetes.

Namun, ternyata waktu tidur yang lama pun memiliki efek yang kurang baik bagi kesehatan!

Penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki waktu tidur lebih dari 8 jam per hari lebih rentan terkena metabolic  syndrome dibandingkan responden yang tidur 6-8 jam per hari1.

Apa itu Metabolic Syndrome?

Metabolic syndrome adalah kelompok faktor risiko terkait obesitas yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke1. Adapun faktor resiko tersebut antara lain:

  1. Tingginya kadar lemak di perut (ditandai dengan nilai lingkar pinggang lebih dari 80 cm bagi wanita atau lebih dari 90 cm bagi pria)
  2. Kadar trigliserida tinggi (lebih dari 150 mg/dl)
  3. Kadar kolesterol HDL yang rendah (lebih dari 35 mg/dl untuk pria dan lebih dari 39 mg/dl untuk wanita)
  4. Tekanan darah tinggi (lebih dari 140/90 mmHg)
  5. Gula darah puasa tinggi (lebih dari 100 mg/dl)
  6. Seseorang didiagnosis mengalami metabolic syndrome apabila memiliki 3 atau lebih faktor resiko di atas. Adapun seseorang yang mengalami metabolic syndrome akan lebih rentan terhadap penyakit jantung koroner, diabetes, hipertensi, stroke, dan masalah kesehatan lainnya1.

Hubungan lama tidur dengan Metabolic Syndrome
Responden yang memiliki waktu tidur di atas 8 jam per hari ternyata memiliki risiko metabolic syndrome 15% lebih tinggi dibandingkan responden yang tidur 6-8 jam per hari1. Hal ini diduga berkaitan dengan fungsi proinflammatory cytokines. Tingginya kadar proinflammatory cytokines berdampak pada peningkatan lamanya waktu tidur. Proinflammatory cytokines ini pun memiliki efek yang buruk terhadap homeostasis glukosa serta fungsi ß-cell yang dapat berujung pada diabetes2.

Selain itu, lamanya waktu tidur bisa saja menjadi kompensasi dari kualitas tidur yang kurang baik. Tubuh akan mengompensasikan kualitas tidur yang kurang baik dengan waktu tidur yang lebih panjang. Padahal, kualitas tidur yang kurang baik dapat berujung pada penurunan sensitivitas insulin yang dapat berujung pada diabetes2.

Tidur kurang dari 6 jam ataupun lebih dari 8 jam per hari berdampak pada risiko metabolic syndrome. Karena itu, usahakan untuk tidur selama 6-8 jam per hari. Perbaiki juga kualitas tidur Anda agar tubuh Anda dapat beristirahat dengan baik!

Gejala Penyakit Herpes

Penyakit Herpes adalah penyakit infeksi kulit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Penyakit kulit dibagi menjadi dua jenis, yaitu Herpes simpleks dan herpes zoster kedua jenis memiliki penyebab penyakit herpes yang sama

Herpes merupakan penyakit akibat dari virus yang umumnya ditandai dengan luka melepuh yang menyakitkan biasanya di daerah mulut dan sekitarnya dan alat kelamin. Beberapa orang juga pernah mengalami penyakit herpes untuk bagian anus, mata, jari-jari tangan atau kaki. Virus herpes adalah virus herpes simpleks 1 dan 2, virus Epstein-Barr, varicella zoster, dan cytomegalovirus.

Virus yang paling sering mengganggu adalah virus herpes simpleks 1 (HSV-1) dan virus herpes simpleks 2 (HSV-2). Kedua virus herpes simpleks tersebut menyebabkan bintik-bintik kecil, iritasi, lepuh berisi cairan atau melepuh pada kulit dan selaput lendir. HSV-2 biasanya mempengaruhi alat kelamin, sedangkan HSV-1 paling umum mempengaruhi mulut. Gejala awal penyakit herpes dari demam termasuk sensasi terbakar dan kesemutan di sekitar tepi bibir dan hidung, gatal panas, lecet yang menyakitkan, dan jerawat merah yang akan terbentuk dalam beberapa jam dan berlangsung beberapa hari.

Gejala Penyakit Herpes

Herpes disebabkan oleh salah satu dari virus herpes yang ditularkan melalui kontak langsung. Setelah terbentuk, virus aktif dalam tubuh, dan semakin mengaktifkan selama penderita mengalami masa stres, dan menjadi aktif dalam sel saraf. HSV memasuki tubuh melalui selaput lendir atau lubang kecil pada kulit sebagai akibat dari kontak langsung, misalnya, melalui sentuhan, ciuman, dan aktivitas seksual vagina, oral, atau anal. Virus yang paling menular adalah melalui kontak langsung dengan luka herpes, juga dapat menular melalui air liur, atau melalui kontak kulit dengan orang yang tidak memiliki luka yang tampak atau gejala lainnya tetapi orang tersebut sebagai penderita penyakit herpes.

Ciri-ciri Penyakit Herpes

Jika Anda didiagnosis dengan penyakit herpes genital dalam beberapa hari terakhir, kita mungkin mengalami sejumlah gejala herpes tidak nyaman atau menyakitkan. Atau, mungkin sedikit gejala ringan, nyaris tanpa diketahui, dan mirip dengan gigitan serangga atau ruam.

Peristiwa pertama umumnya terjadi dalam dua minggu pertama setelah Anda terinfeksi herpes genital. Ketika kami pertama kali terinfeksi herpes genital, respon kekebalan tidak berkembang dengan baik, dan virus dapat berkembang biak dengan cepat dan di lebih banyak tempat.

Oleh karena itu, gejala herpes bisa sangat jelas. Dari sisi lain, banyak orang mengalami episode pertama begitu ringan sehingga mereka pergi tanpa disadari, jika kemudian peristiwa, atau ‘reaktivasi’ dari catatan pertama, mungkin beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun kemudian.

Herpes gejala umumnya terkait dengan herpes kelamin adalah luka, vesikel atau ulkus – semuanya yang disebut sebagai ‘lesi’. Lesi klasik herpes sering menyerupai jerawat atau lecet kecil yang akhirnya ditutupi dengan lapisan keras dan terlihat seperti luka kecil. Lesi ini mungkin membutuhkan dua sampai empat minggu untuk menyembuhkan.

Selama ini, beberapa orang mengalami set kedua lesi, dan beberapa gejala mirip flu, termasuk demam dan pembengkakan kelenjar getah bening, terutama di dekat pangkal paha. Herpes gejala episode pertama sering disertai dengan sakit kepala dan nyeri saat buang air kecil.

Sekali lagi, meskipun acara pertama cukup parah untuk menyebabkan penyakit, gejala herpesberagam dan dalam beberapa infeksi awal hanya menghasilkan gejala ringan.

Bagi banyak orang, lesi herpes begitu ringan sehingga mereka menyimpulkan sebagai :

Gigitan serangga
Luka lecet
Infeksi ragi
Gatal-gatal atau
Masalah lain.
Dengan kata lain, gejala herpes karena herpes tidak dianggap sebagai penyakit biasa. Gejala herpes juga dapat ditemukan di:
Penis dan vulva
Dekat dubur
Di bokong atau
Di sekitar daerah kelamin
Pengobatan herpes genital dapat dilakukan dengan dua cara, pertama dengan pengobatan medis, baik menggunakan obat tradisional. Untuk obat tradisional, Anda harus berhati-hati karena tidak semua obat tradisional dapat menyembuhkan herpes genital.

8 Tips Untuk Sembuh Lebih Cepat

Anda cuci tangan secara cermat dan menghindari orang sakit dan kini Anda sakit. Jangan Berkecil hati. Trik berikut bisa mambantu mengatasi simptom, mempercepat penyembuhan dan menguatkan sistem imun sehingga tidak ketularan lagi.

Pijat Diri Sendiri
Pijat hanya 10 menit memberi sinyal pada otak untuk meningkatkan produksi sel-sel imun pembunuh kuman sampai 25%. Cara melakukan: Rileks di tempat yang nyaman dan pijat kulit kepala, telinga, wajah, dan leher dengan gerakan memutar.

Tidur Siang Singkat
Tidur siang selama kurang lebih 20 menit ketika sedang sakit dan Anda akan memangkas waktu penyembuhan sampai 3 hari. Tubuh meningkatkan produksi sel-sel imun penghancur virus ketika Anda tidur.

Makan Dalam Porsi Kecil
Makan dalam porsi kecil setiap kali Anda lapar meningkatkan produksi sel-sel imun dalam 48 jam, mempercepat waktu penyembuhan sampai 32%.  Suplai nutrien yang stabil mencegah penurunan produksi sel-sel darah putih.

Siram Tanaman
Meluangkan waktu 5 menit setiap hari untuk merawat sesuatu selain diri sendiri, misalnya siram tanaman, secara bermakna meningkatkan kekuatan sistem imun dalam seminggu.

Mandi Berendam
Mandi berendam 20 menit dapat mempersingkat infeksi sampai lebih dari 3 hari. Berendam air panas memicu kenaikan temperatur tubuh, yang secara cepat membunuh virus sensitif panas.

Kumur Dengan Minyak Oregano
Radang tenggorokan? Campur 2 tetes minyak oregano dengan 350 ml air. Kumur dengan campuran ini 3 kali sehari. Cairan kumur antivirus ini mengurangi inflamasi dalam 48 jam, ditambah membantu sel-sel tenggorokan menahan serangan viral.

Tambah Alpukat
Alpukat kaya lemak omega-9, minyak esensial yang mempercepat konversi makan menjadi energi yang diperlukan untuk membangun sel-sel imun yang kuat. Ini dapat menurunkan resiko sakit yang berkepanjangan sampai 30% atau lebih. Dosis yang terbukti dalam studi: setengah cup per hari

Maniskan Dengan Stevia
Pengganti gula ini kaya Polyphenol, senyawa yang membantu sel-sel darah putih memproduksi antibodi.